Bakoel Wingko Soerobojo, Modal Kecil Omzet Jutaan!
![]() |
| Nang Tunjungan Lewat Joyoboyo, Pengen Camilan Yo Wingko Soerobojo rek.. |
Pembaca tentunya sudah tak asing lagi dengan jajan khas asli Babat, Lamongan ini. Wingko. Ya, asal usul bermulanya memang dari sana Lamongan. Wingko adalah jajanan berbahan dasar beras ketan, kelapa dan gula pasir.
Lalu, kok bisa jadi khas Surabaya? Bagaimana sejarahnya?
![]() |
| Paket Wiwiex, Wingko Mix 3 varian topping. |
Bermula dari bulan Oktober tahun 2015, tepatnya hampir sepuluh bulan yang lalu Mas Anas Pandu Gunawan (Mas Pandu), pemilik dari Bakoel Wingko Soerobojo ini memulai usahanya.
Di awali dengan keinginan yang sangat kuat untuk membuka usaha di bidang kuliner serta mendapatkan penghasilan harian.
"Awalnya aku udah lama pengen bisnis kuliner dan dapetin penghasilan harian. Dulunya, sempet mau jualan pentol, cuma pas nego ke pedagangnya responnya kurang welcome gitu". Ujar Mas Pandu.
Namun, kegagalan mendapatkan respon baik itu tak mengurangi semangat dan tekad Mas Pandu untuk tetap mencapai apa yang diinginkannya. Beliau tetap berusaha mencari dan membuat inovasi terbaru usaha apakah yang nantinya akan berkembang dan diminati para konsumen.
Jika memnag jalan dari Tuhan, maka akan dipermudah. Seperti itu tepatnya.
Saat itu Mas Pandu tengah menemui salah satu calon nasabahnya yang berada di kota Jombang. Setelah berbincang-bincang, ternyata calon nasabahnya ini adalah seorang pengusaha wingko. Beliau menceritakan kepada Mas Pandu mengenai usaha wingkonya tersebut, dengan penghasilan yang lumayan besar setiap bulannya bahkan sampai puluhan juta. Hal itulah yang membuat Mas pandu semakin bersemangat belajar kepada beliau.
"Pada dasarnya aku suka wingko. Aku mikir juga pasarnya wingko kan masih luas, bisa untuk acara pengajian dan sebagainya". Mas Pandu menambahkan.
Mulailah Mas Pandu memproduksi nekat serta dengan rasa percaya diri.
Produk pertamanya adalah wingko dengan ukuran 8 cm. Lumayan gede lah yaa.. Namanya Wingko Lanang (*Lanang: Laki-laki, bahasa Jawa).
"Loh Mas kok wingkonya lanang? Khusus laki-laki doang dong?"
Penasaran bukan?
Wingko Lanang merupakan wingko original ukuran 8cm yang mana awalnya salah satu dari pelanggan wanita wingkonya Mas Pandu ini mengatakan, "Wah, ini porsi besar ya. Porsine wong lanang". Itulah kenapa wingko tersebut dinamakan Wingko Lanang. Karena ukurannya yang besar pas untuk porsi laki-laki atau rame-rame.
Kemudian, disusul dengan produk-produk unggulan yang lainnya.
Yakni, wingko dengan ukuran mini. Dilengkapi varian topping yang rasanya pas banget dimulut, ga enek.
- Winona : Wingko Almond Uenak
- Wiwien : Wingko Wijen
- Wiria : Wingko Mini Original
- Wike : Wingko Keju
- Wingko Pingpong : Bentuknya mirip bola pingpong
- Wingko Jumbo : Ini yang pualing guede
Wingko made in Mas Pandu ini memiliki cita rasa yang berbeda dari wingko pada umumnya. Jika di luaran sana wingko dengan rasa yang bermacam-macam terkesan sudah mainstream, Mas Pandu justru menciptakan wingko original ditambah dengan topping yang bener-bener bikin ketagihan. Tekstur dari Wingko Soerobojo ini lembut dan ga kaku loh. Asli menggigit banget.
Mas Pandu memulai bisnisnya berawal dengan modal yang kecil yakni Rp. 1.000.000. Hanya untuk membeli teflon. Teflon loh. Iya teflon.
Untuk pemasarannya, beliau lebih mengutamakan kepada marketing online siapa lagi kalau bukan media sosial. Sistem ini lebih menghemat modal.
Awal hanya omzet Rp. 100.000 perhari. Itu saja beliau sudah sangat bersyukur. Kemudian waktu demi waktu, dari kompor yang jumlahnya ada 2 menjadi 3. Teflon yang awalnya cuma 4 buah sekarang sudah mencapai 12 buah.
Omzetnya bisa digunakan membeli motor untuk keperluan antar pesanan.
Sampai di mana saatnya beliau juga mampu menggaji seorang asisten.
Omzet akhirnya meningkat dari hari ke hari.
Hingga perkiraan ke depan mencapai Rp. 20.000.000 perbulannya.
Lalu, kok bisa jadi khas Surabaya sih?
Wingko memang asli dari Lamongan. Akan tetapi Wingko Soerobojo ini diproduksi dan diinovasi sendiri oleh Mas Pandu yang notabene lokasi berada di Surabaya. Sehingga, yang mampir ke Surabaya pun wajib mencicipi wingko yang satu ini.
Cita rasanya jelas berbeda, dijamin juga kehalalannya.
Masalah harga, terjangkau banget.
Dengan modal yang kecil, diiringi niat dan tekad yang kuat dalam jangka waktu kurang dari setahun Mas Pandu mampu membuktikan bahwa bisnis itu tak melulu soal MODAL, akan tetapi NIAT dan TEKAD yang kuat!
Semoga semakin sukses yaa Mas Pandu..



Komentar
Posting Komentar