Sepasang Kaca
-Untuk apapun yang terjadi, hanya aku yang berhak mengetahui sejarahnya. Aku pelaku utama. Dan kalian hanya sekedar penggemar liar ku.- Aku benar-benar tak mengerti, begitu banyak milyaran manusia di muka bumi ini. Namun, hanya segelintir dari mereka yang sanggup melihat segala kejadian dari berbagai sisi. Jika saja mereka berada di posisi ku atau pernah mengalaminya, mungkin mereka dapat mengendalikan sikap dan ucapannya. "Lo ga akan pernah bisa meyakinkan kalo elo ga salah, bahkan sebenar apapun elo di mata mereka elo hanya tinta hitam. Pekat dan tak dipandang." Begitu nyatakah ucapan Ara ini, sampai membuatku tersandung dan menjatuhkan buku-buku yang ku dekap. "Elo bisa bawa ga sih? Manja banget sampe kaya gitu." Bukannya membantu, dia terus mencaci maki. Ara tak akan pernah tau bagaimana rasanya jadi aku. Karena dia penuh dengan kata sempurna. "Elo bisu? Gue duluan. Buang-buang waktu nemenin cewek mirip patung kaya elo!" Apa yang ku ...